No. 92, Jalan Fuzhou, Zona Teknologi Tinggi Suchu, Chuzhou, Anhui, Tiongkok +86-13656213974 [email protected]
Anhui Ocan telah berkecimpung secara mendalam di industri pengolahan bahan polimer selama lebih dari 20 tahun. Seluruh karyawan Ocan senantiasa menjadikan inovasi sebagai kekuatan pendorong utama bagi perkembangan perusahaan. Mereka terus-menerus mengatasi tantangan teknis dan menembus hambatan teknis industri, sehingga menjadi pemimpin di industri PVC serta menetapkan tolok ukur industri yang baik!
Hari ini, kami akan melakukan analisis mendalam terhadap titik-titik nyeri dalam proses pengolahan lembaran PVC. Sejak tahun 2026, dengan semakin ketatnya kebijakan lingkungan dan meningkatnya tekanan biaya secara tajam, meskipun lembaran PVC memiliki kinerja pengolahan yang sangat baik—dapat diolah seperti kayu melalui pengeboran, pemotongan gergaji, paku, pengamplasan, dan perekatan—serta mampu beradaptasi dengan berbagai teknik pengolahan sekunder yang kompleks seperti pembentukan panas, pembengkokan dengan pemanasan, dan pelipatan, maka skenario penerapan lembaran PVC telah berkembang pesat dari bidang tradisional seperti rambu-rambu dan etalase hingga memasuki bidang yang lebih ketat, seperti medis, industri, dan kendaraan energi baru.
Namun, dalam proses aktual, banyak perusahaan sejawat mengalami masalah seperti ketidakstabilan dimensi lembaran; lengkung dan deformasi setelah pemrosesan; pengendalian suhu yang buruk dalam proses pembengkan panas; serta munculnya warna keputihan dan gelembung pada permukaan produk. Sebagai tanggapan atas masalah yang dilaporkan pelanggan, tim teknis Aokai juga memberikan saran berikut:
1. Pantau secara terus-menerus data suhu, tegangan, dan deformasi di area pemanasan lembaran, serta lakukan penyesuaian secara real-time guna memastikan tegangan internal lembaran PVC terlepas secara merata selama proses pembengkan panas, sehingga hampir sepenuhnya menghilangkan masalah keputihan dan munculnya gelembung.
2. Ketika mengalami burr (tepi tajam/tidak rata), tiga aspek dapat dioptimalkan: dari segi alat, lembaran tipis menggunakan pisau spiral dua sisi dengan sudut 30 hingga 45 derajat, sedangkan lembaran tebal menggunakan pisau berongga satu sisi; dari segi jalur pemotongan, kontur luar menggunakan pemotongan searah jarum jam, dan kontur dalam menggunakan pemotongan berlawanan arah jarum jam; dari segi pasca-pemrosesan, gunakan amplas untuk pemolesan atau perlakuan api.
3. Untuk masalah pecahnya tepi—yang umum terjadi pada lembaran PVC berdensitas tinggi dan lembaran tebal—solusinya adalah menggunakan alat dengan sudut rake negatif, mengurangi gaya pemotongan, serta menurunkan kecepatan putar menjadi 8.000 hingga 10.000 putaran per menit.
4. Untuk masalah deformasi, penyebab utamanya adalah pemanasan lokal selama proses pengerjaan; oleh karena itu, perlu memperhatikan pengendalian kecepatan putar dan kecepatan umpan, menghindari suhu pemotongan yang berlebihan, serta menghindari konsentrasi tegangan berlebihan saat pengeboran dan pengencangan.
5. Untuk masalah retak setelah pemasangan, penyebab utamanya adalah celah ekspansi yang tidak cukup atau sekrup yang terlalu kencang. Selama pemasangan, penting untuk menyisakan celah ekspansi, menggunakan sekrup dengan ring (washer), dan memasangnya secara perlahan—jangan mengencangkan terlalu kuat.
Selama kerja sama kami dengan berbagai pelanggan produksi dan pengolahan, kami juga telah menemukan solusi optimal untuk uji daya rekat cetak UV pada lembaran PVC bertransparansi tinggi. Jika Anda juga mengalami masalah atau kebingungan dalam pengolahan lembaran dan gulungan PVC, silakan bagikan solusi Anda di bagian komentar agar kita dapat berdiskusi bersama!

Berita Terpanas2026-07-02
2026-06-09
2026-05-26
2026-01-21
2026-01-20
2025-12-20